Breaking News

Check-in Dalam Dunia Airlines

 Inilah informasi lengkap tentang check-in dalam dunia airlines. 



2.5      Check In Counter

            Suatu tempat pelaporan seseorang penumpang yang akan bepergian dari suatu tempat tertentu (origin) ke tempat tujuan (destination) dengan menggunakan pesawat udara.

            Check in : Suatu proses yang harus dijalani oleh setiap penumpang pesawat udara yang akan mengikuti  suatu penerbangan. Check in dilaksanakan di bandara (terminal) dalam proses tersebut flight coupon akan diminta oleh petugas check in serta barang bawaan diperiksa (ditimbang).

            Final Check in dilakukan di Airport, kota dimana First starting Point atau Starting Point dilakukan.

Untuk kegiatan operasional di Bandara, maka pelayanan di check in adalah yang pertama dilakukan, dapat dikatakan sebagai ujung tombaknya kegiatan Ground Handling. Oleh karena itu harus benar-benar diperhatikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan seoptimal mungkin.

Proses Check in dilakukan di counter yang telah disediakan atau ditentukan.

Pembukaan Check In  Counter dilakukan :

·    Domestic Flight         : 1 Hours before ETD

·    International Flight    : 2 Hours before ETD

·    dan ditutup 30 menit menjelang ETD.


1.      Alur Check In

Ø      Entry

Ø      Security check

Ø      Check in counter

Ø      To gate

Ø      Security check

Ø      Gate number

Ø      Check Boarding pass

Ø      Waiting Room

Ø      Board to Aircraft.



2.      Tujuan pokok check in :

a.       Untuk pengawasan atas pendapatan melalui tiket penumpang

b.      Mengontrol berat muatan (bagasi dan cargo) dipesawat untuk menentukan titik,”Centre of Grafity Flight” (CG).

c.       Mengetahui jumlah penumpang dalam suatu penerbangan dan alokasi tempat duduknya.

d.      Pemeriksaan atas kelengkapan dokumen perjalanan penumpang.

e.       Mencegah adanya penumpang yang akan membawa barang-barang berbahaya.

f.        Pemberian service pelayanan yang lebih baik bagi penumpang seperti :

i.         CIP/VIP

ii.       Penumpang transit

iii.      Penumpang sakit

g.       Untuk persiapan pengaturan pemuatan barang di compartment pesawat

h.       Menghimpun para penumpang menjadi bagian dari pada suatu penerbangan (flight)

i.         Untuk pertanggung jawab atas bagasi penumpang yang melapor ke counter check in.

3.      Hal – hal yang perlu diketahui oleh petugas check in

1.      Apa yang boleh/tidak boleh dibawa oleh penumpanng (dangerous goods in passengers baggage).

2.      Petugas wajib memeriksa dan meneliti masa berlaku dokumen perjalanan seperti pasport, visa, vaksinasi dan sertifikat legal, KTP bila diperlukan, sesuai dengan ketentuan negara tujuan atau negara transit.

3.      Biasanya penumpang hanya boleh membawa satu potong saja kedalam kabin tidak lebih dari 7 kg.

4.      Peraturan tentang PETS (binatang piaraan).

5.      Bagasi yang dalam keadaan rusak.

6.      Cara menghitung Flight time.

7.      Tahu mengenai internatioanl data line.

8.      Apa saja yang disajikan didalam pesawat (Inflight services)

9.      Bisa mengisi Flight interuption Manifest (daftar nama pax yang ditransfer ke pesawat lain)

10.  Apa saja yang dikerjakan oleh perusahaan ground handling

4.3.       Prosedur Check-in

2 jam sebelum STD (Domestic Flight)

3 jam sebelum STD (International Flight)

4 jam sebelum STD (Middle East Flight)

(Apabila diperlukan Check-in counter dapat dibuka lebih awal sesuai kesepakatan dan kondisi bandara setempat)

4.3.1.      Semua petugas check-in harus berada di  check-in counter.

4.3.2.      Greeting kepada penumpang dengan senyum dan sikap yang baik.

4.3.3.      Melayani penumpang dengan ramah dan sopan (penggunaan kode-kode penerbangan atau kata/kalimat-kalimat bersifat teknik yang tidak dimengerti oleh penumpang sebaiknya dihindari.

4.3.4.      Periksa ticket/flight coupon milik penumpang untuk memastikan:

4.3.4.1.                Nama penumpang yang tercetak pada ticket harus sesuai/harus sama dengan nama penumpang yang tercetak pada Passenger Name List (PNL) atau Display Terminal/system (nama penumpang yang tercetak pada PNL/system lebih diutamakan).

4.3.4.2.                Keaslian ticket penumpang, ticket tidak rusak/sobek dan ticket tersebut tidak tercantum dalam blacklisted ticket.

4.3.4.3.                Ticket penumpang masih berlaku (valid) dan flight coupon digunakan secara berurutan (subsequent).

4.3.4.4.                Class of Service yang tercantum pada ticket sesuai dengan class of service yang telah dibukukan.

4.3.5.        Periksa dokumen perjalanan penumpang (untuk international flight) untuk memastikan :

4.3.5.1.                Masa berlaku passport penumpang dan verifikasi photo penumpang dengan fisik penumpang.

4.3.5.2.                Nama penumpang yang ada dalam Passenger Name Record (PNR) atau Passenger Manifest dalam ejaan yang benar.

4.3.5.3.                Masa berlaku visa penumpang sesuai dengan persayaratan Negara yang akan dikunjungi. Untuk penumpang yang menggunakan Transit Without Visa (TWOV) di Negara stopover/kota stopover (menunjuk kepada peraturan keimigrasian dan pabean dalam buku TIM/TIMATIC) pastikan bahwa penumpang telah memiliki visa yang masih berlaku untuk Negara yang akan dilewati, pembukuannya sudah pasti dan memenuhi persyaratan Minimum Connecting time (MCT) yang berlaku.

4.3.5.4.                Penumpang telah memiliki International Certificates of Vaccination yang masih berlaku.

4.3.5.5.                Penumpang telah memiliki dokumen penting lainnya yang dipersyaratkan oleh Negara tempat keberangkatan, transit dan kedatangan.

4.3.6.        Meminta dengan sopan agar bagasi diletakkan di timbangan (weighing scale) dan lakukan pengecekan  terhadap bagasi penumpang tersebut :

4.3.6.1.                Pastikan label nama melekat pada seluruh bagasi penumpang.

4.3.6.2.                Pastikan bahwa tidak ada barang-barang berharga dan berbahaya (dangerous goods) di dalam bagasi penumpang.

4.3.6.3.                Secara random/acak lakukan baggage profiling mengacu pada Passenger Handling Manual gapura Angkasa.

4.3.6.4.                Hitung atau timbang seluruh checked baggage dan unchecked baggage penumpang (tidak termasuk free hand baggage) dan masukkan jumlah dan berat bagasi tersebut ke dalam system dan kolom yang tersedia pada ticket penumpang. Jumlah unchecked baggage tidak boleh melebihi dari aturan yang telah ditetapkan yaitu 1 (satu) unchecked baggage per penumpang.

4.3.6.5.                Catat berat actual bagasi, flight number pada label bagasi, pastikan label bagasi dilekatkan dengan baik dan sesuai dengan tujuan penumpang.

4.3.6.6.                Tempelkan (berikan) ID Tag (Identity Tag) pada seluruh unchecked baggage.

4.3.6.7.                Masukkan data berat actual bagasi ke dalam manifest dan system.

4.3.6.8.                Beritahukan penumpang untuk membayar kelebihan berat bagasi (jika ada) di kasir yang telah ditentukan dengan mengisi excess baggage form. Pemberian diskon untuk kelebihan berat bagasi bagi penumpang hanya dapat dilakukan oleh pihak Airlines.

4.3.6.9.                Penggunaan Limited Release Tag pada bagasi penumpang dapat dilihat di Baggage Handling Manual Gapura Angkasa.

4.3.7.        Melakukan proses pengeluaran boarding pass :

4.3.7.1.                Menanyakan kepada penumpang tempat duduk yang diinginkan (aisle seat atau window seat).

4.3.7.2.                Pastikan flight coupon yang disobek/dicabut sesuai dengan tujuan perjalanan penumpang (yang akan digunakan). Untuk penerbangan internasional semua flight coupon disobek/dicabut dan dikumpulkan oleh staff check-in di check-in counter.Sedangkan untuk penerbangan domestic, flight coupon disatukan/ditempelkan dengan boarding pass penumpang.

4.3.7.3.                Masukkan nomor ticket ke dalam system. Untuk penumpang yang beresiko tinggi (high risk passenger), kewarganegaraannya dan masa berlaku VISA harus dimasukkan ke dalam system.

4.3.7.4.                Mengumpulkan Airport Tax/Passenger Service Charge (PSC) dari penumpang (khusus untuk kantor cabang           bandara Soekarno-Hatta Cengkareng).

4.3.7.5.                Mengeluarkan boarding pass dan pastikan kembali nama dan tempat duduk yang diinginkan penumpang telah sesuai. Apabila penumpang ditempatkan di emergency exit row, jelaskan mengenai fungsi  emergency exit row tersebut.

          

4.3.8.        Melakukan Final Check-in

4.3.8.1.                Mengarahkan dan menginformasikan mengenai pembayaran fiscal dan pembayaran lainnya yang menyangkut dengan CIQ yang harus diselesaikan oleh penumpang (untuk penerbangan internasional).

4.3.8.2.                Menginformasikan penumpang untuk  melakukan pengisian E/D Card (Embarkation / Disembarkation Card) untuk keperluan imigrasi.

4.3.8.3.                Menginformasikan penumpang mengenai gate number, nomor tempat duduk dan waktu tutup pintu pesawat.

4.3.8.4.                Mengarahkan penumpang internasional untuk segera menyelesaikan proses CIQ dan segera menuju ruang tunggu. Untuk penumpang domestik dipersilahkan langsung menuju ke ruang tunggu.


4.4.   Penerimaan Penumpang Standby (Flight Status FG)

30 menit sebelum STD (Domestic Flight)

45 menit sebelum STD (International Flight)

1 jam sebelum STD (Middle East Flight)

4.4.1.                       Memastikan bahwa jumlah pemesanan catering terakhir sesuai dengan jumlah penumpang yang telah melakukan check-in ditambah dengan jumlah penumpang dalam antrian dan menyesuaikan jumlah catering jika ada.

4.4.2.                    Melakukan proses check-in untuk penumpang pemegang ticket ID (free ticket atau discount ticket) dan penumpang yang standby (dilakukan di counter khusus).

4.4.3.                    Penerimaan penumpang standby harus mengacu pada prosedur ADEGA III.

4.4.4.                    Untuk penumpang standby dalam kondisi khusus/tertentu, penerimaannya diputuskan oleh pihak Airlines.

4.4.5.                   Jumlah dan berat bagasi penumpang stansdby harus disertakan pada saat proses check-in berlangsung.

4.4.6.                    Daftar sisa jumlah penumpang standby yang tidak dapat diterima dari harus dihapus dari system.


4.5.   Flight Close (FC)

20 menit sebelum STD (Domestic Flight)

30 menit sebelum STD (International Flight)

45 menit sebelum STD (Middle East flight)

4.5.1.                    Supervisor harus memastikan jumlah penumpang dan bagasi.

4.5.1.1.                        Jumlah flight coupon harus sesuai dengan jumlah penumpang yang telah melakukan check-in.

4.5.1.2.                       Jumlah dan berat bagasi harus sesuai dengan data bagasi dalam system.

4.5.2.                    Dalam keadaan darurat, kewenangan melakukan re-open flight status setelah flight closed (FC) hanya dapat dilakukan oleh pihak Airlines.

4.6.   Flight Finalize (FF)

4.6.1.                    Setiap irregularity/penyimpangan yang terjadi harus segera ditindaklanjuti dan dilaporkan  kepada Arilines.

4.6.2.          Catat dan laporkan daily Irregularity yang terjadi dan buat rekapitulasi setiap bulan.

4.6.3.          Catat dan laporkan jumlah penumpang arrival, departure dan transit setiap bulan.

4.6.4.          Penyerahan flown document (dokumen yang telah diterbangkan)/flight coupon kepada pihak Airlines dilakukan secara periodik sesuai dengan yang telah disepakati bersama.

4.6.5.          Merapikan label-label bagasi, boarding pass dan lain-lain dan menyimpannya di tempat yang telah disediakan.


Itulah informasi mengenai check-in dalam dunia airlines. Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar